This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Umum. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Juni 2016

Salam Genre !

Selamat pagi, selamat berawal pekan. Selamat menunaikan ibadah puasa bagi yang menjalani.
Tetap semangat !
Salam GenRe !

Teman-teman sudah pasti tahu dong ya salam yang satu ini ?
Ini merupakan salam kebanggaan anak GenRe di seluruh Indonesia pastinya.

Tidak banyak yang akan saya tuliskan pagi ini, cuma ingin berbagi kebahagiaan lewat foto-foto saja.
Khususnya mengenai kegiatan "Workshop Program GenRe Bagi Forum PIK Remaja/ Mahasiswa dan Duta Mahasiswa GenRe Tingkat Nasional" yang berlangsung di Bogor, 4 - 6 April 2016 beberapa waktu yang lalu.

Foto Bareng Akang Cakep Ketua Forum PIK R/M Nasional


 Merasa keciiiil sekali berada di tengah- tengah bapak yang luar biasa, punya jabatan penting semua nih pasti, salah satunya di sebelah saya ada Bapak Eli. Pasti tau dong siapa Bapak Eli ? 

Serius semua nih sedang menyimak materi yang disampaikan, coba lihat satu- satu engga ada yang ngantuk kan ? Yuhuuuu karena kami adalah Pejuang GenRe
 
Foto bersama sebelum penutupan kegiatan nih, tapi karena pesertanya banyak jadi bergiliran perbarisan.


Semoga dalam waktu dekat kalian juga bisa bertemu dengan mereka ya teman- teman. Mereka adalah pribadi yang luar biasa, panutan sejati.

Sukses hak kita semua. Salam GenRe !

Kamis, 10 September 2015

Lagu Barat Keren

Coba denger lagu ini deh, ga semua lagu- lagu baru sih tapiiii masih tetep enak didenger kok.

Ariana Grande - Love Me Harder
Avril Lavigne - Complicated
Avril Lavigne - Wish you were here
Beyonce - Pretty Hurt
Big Sean - I Dont Fuck With You 
Britney Spears - Everytime
Britney Spears - Circus
Bruno Mars - Count On Me
Calvin Harris - Summer
Calvin Harris - How Deep is Your Love
Calvin Harris - I Need Your Love
Capital Cities - Safe and Sound
Carly Rae Jepsen - I Really Like You
Charli XCX - Break the Rules
Cher Lloyd - Want You Back
Christina Milian - Dip It Low
Ciara - Dance Like We're Making Love
Coldplay - Fix You
Creed - My Sacrifice
David Archuleta - Crush
David Guetta - Hey Mama
David Guetta - Blast Off
Demi Lovato - Skyscraper
DJ Snake & Lil Jon - Turn Down For What
Ellie Goulding - Love Me Like You Do
Fall Out Boy - Immortals
Fifth Harmony - Boss
Fifth Harmony - Miss Movin' On
Fifth Harmony - Worth It
Flo Rida - Low
Flo Rida ft Kesha - Right Round
Foo Fighters - Learn To Fly
G-unit & Young Buck - I Like The Way She Do It
Iggy Azalea - Black Widow
Jae Waetford - Your Eyes
Jessie J - Domino
John Legend - All of Me
Justin Bieber - Beauty and a Beat
Karmin - Acapella
Katy Perry - Dark House
Katy Perry - Firework
Katy Perry - Hot and ColdKelly Clarkson - Because of You
Kesha - Blah Blah Blah
Lady Gaga - Donatella
Linkin Park - Castle of Glass
Madonna - Bitch I'm Madonna
Major Lazer - Lean On
Maroon 5 - Animals
Meghan Trainor - Dear Future Husband
Miley Cyrus - Party in the USA
Neyo - Miss Independent
Neyo - Never Knew I Needed
One Republic - Counting Stars
Passenger - Let Her Go
Pia Mia - Do It Again
Pitbull - Hey Baby
Pitbull - International Love
Rachel Platten - Fight Song
Redfoo New Thang - Sexy Girl
Rihanna - Bitch Better Have My Money
Rita Ora - Poison
Selena Gomez - Come and Get it
Skrillex - Summit
Taylor Swift - 22
Taylor Swift - A Perfectly Good Heart
Taylor Swift - Bad Blood
Taylor Swift - Blank Space
T.a.t.u - Friend or Foe
Train - Hey Soul Sister
Us The Duo - Take Me Home

Zedd - Clarity

Jumat, 26 Juni 2015

BUSWAY NABRAK MOTOR. SIAPA YANG SALAH ?



Saya anak kostan yang di kamar ga punya tipi. Jadi sering ketinggalan berita . Pas lagi libur balik ke rumah buka tipi yang lagi diberitakan masalah kecelakaan busway. Alahmaaaaak. Nah lo, saya pribadi gak habis pikir loh, Eh tapi maap sebelumnya ya kalo ada informasi yang saya sampaikan ini salah. Mohon dikoreksi. Monggoooooo..
Setahu saya yang namanya busway itu kan punya jalan sendiri kan ya transportasi umum biar bisa jadi solusi buat kemacetan kan ? Kok masih ajaaaaa ada kecelakaan busway. Busway nabrak manusia lah, busway nabrak kendaraan lah, Busway nabrak kendaraan yang ada manusianya lah. Eh atau sekarang  busway sudah berbagi jalur buat transportasi darat yang lain ? Belum kan ya ?

Kok bisa ? Jadi yang salah siapa dong ?
Kasian kaaaan, namanya aja busway tapi kok diperlakukan masyarakat bukan kayak busway sih ?
Pas kecelakaan aja busway terus yang disalahin padahal kan kadang kendaraaan yang sembarangan lewat ke jalur busway. Kalo jalur busway aja diserobot sama ajaaaa doong buswaynya ga bisa jalan cepet tetep aja busway juga macet.

Yuk ah udahan dzalimin buswaynya hehe. Dadaaaaah

Mengemis dijadikan mata pencaharian



 APAKAH MEMBERI DENGAN DALIH KEMANUSIAAN MASIH BERLAKU ?

Beberapa waktu yang lalu, Program Studi kami mengadakan buka puasa bersama. Naah di salah satu bagian dari acaranya ada ceramah yang disampaikan oleh seorang Ustadz. Salah satu yang beliau sampaikan intinya adalah jangan sungkan- sungkan untuk saling memberi terutama bagi mereka yang meminta-minta bahkan kelaparan. Kata beliau kita umumnya dengan mudah berkata “Lalui ciiil.”  atau “Lalui pamaaan” atau “Lalui Kai.” Atau “Lalui niii” agar beliau- beliau ini segera berlalu dan tidak meminta uang lagi kepada kita. Kita bisa berkata begitu karena kita tidak pernah merasakan sakitnya kelaparan. Begitulah kira-kira apa yang saya tangkap.
Jujur saja secara pribadi saya tidak setuju. Mengapa ? Karena pada saat ini susah sekali membedakan yang mana peminta-peminta asli dengan peminta-minta KW. Bagaimana jika anda mengetahui bahwa meminta-minta saat ini bukan lagi sebagai jalan terakhir yang dipilih umat manusia, tetapi meminta-minta merupakan suatu pekerjaan ? Saat ini sudah marak terjadi. Bagaimana ?
Saya menulis begini bukan berarti mengajak teman-teman untuk tidak saling berbagi. Tidak sama sekali. Hanya saja saya ingin mengajak teman-teman untuk melihat dari sudut pandang yang lain.
Saya pernah menemui peminta-minta yang masih memiliki fisik yang kuat, masih memiliki fisik yang sempurna. Bagaimana bisa mereka meminta- minta bahkan berdandan compang- camping agar dibelas kasihani ? Sungguh saya sangat geram melihat hal tersebut.
Mungkin sebagian dari anda akan berfikir “ Yaiyalah Monic kan ga pernah hidup susah, makanya berfikir kaya gitu.” Waaah jangan salah. Justru karena keluarga kami dulu pernah miskin, pernah hidup susah, pernah berjuang untuk hidup dari nol yang menjadikan saya geram. Jadi saya pribadi gedeg melihat mereka-mereka yang terlena karena dengan mudahnya mendapatkan uang dari meminta-minta.

Apakah kita akan terus membiarkan mereka bermanja-manja minim usaha untuk bertahan hidup dan terus membohongi orang lain bahkan diri sendiri ?
Apakah kita akan terus mendorong mereka memotivasi mereka agar mereka selalu malas ? Apakah kita akan terus memberi mereka uang dan membiarkan mereka selalu bergantung pada orang lain ?
Tidak bukan.

Coba lihat.
Di luar sana masih banyak umat manusia yang menjaga dirinya dari meminta-minta. Padahal fisik mereka lebih lemah. Fisik mereka kurang sempurna. Mereka melakukan apa saja yang penting halal agar dapat bertahan hidup. Padahal mereka tau usaha yang mereka lakukan dari berjualan sesuatu atau jasa jauh lebih sedikit dibandingkan dengan hasil meminta-minta.

Saran saya sebaiknya belilah benda-benda yang mereka jual meskipun kita tidak memerlukan benda tersebut dan jika kita memiliki uang lebih berilah mereka lebih banyak dari apa yang seharusnya mereka dapatkan. Karena sesungguhnya mereka menjaga diri mereka dari hal meminta- minta.
Terimakasih


Sabtu, 14 Juni 2014

Mahasiswa sebagai Agen Perubahan dalam Upaya Mewujudkan Generasi Emas Pemimpin Masa Depan



Seperti yang sudah kita ketahui, mahasiswa merupakan salah satu pilar utama dalam dunia pendidikan serta memiliki predikat sebagai “Agent of Change”. Sayangnya, tidak semua mahasiswa memahami hal ini sehingga mereka cenderung pasif dan tidak memaksimalkan dirinya sebagai mahasiswa.
            Sebagai agen perubahan, mahasiswa dituntut untuk profesional serta memiliki keahlian yang lebih agar dapat lebih mudah mewujudkan keinginannya. Tetapi, hal ini belum banyak terealisasi. Karena, sebagian besar mahasiswa khususnya mahasiswa reguler cenderung menjadi mahasiswa asli. Dalam artian kegiatan mereka hanya datang ke kampus untuk kuliah, setelah itu langsung pulang. Atau pada saat ada jam kosong mereka lebih memilih pulang. Padahal di kost maupun di rumah kegiatan mereka hanya menonton televisi, tidur dan kegiatan-kegiatan lain yang sudah mereka lakukan setiap harinya. Mahasiswa seperti ini lah yang biasa disebut sebagai mahasiswa “kupu-kupu” alias mahasiswa kuliah pulang- kuliah pulang.
            Sangat disayangkan bukan ? Mereka kurang memaksimalkan waktunya selama di kampus. Padahal selama di kampus, mahasiswa bebas mengembangkan keahliannya. Salah satunya adalah kampus memiliki banyak sekali organisasi yang siap menjadikan mahasiswa menjadi lebih baik. Dalam organisasi, mahasiswa banyak mendapat pembelajaran, sebagai contoh selain dapat meningkatkan popularitas mahasiswa akan lebih mudah berbicara di depan umum, mendapat pembelajaran mengenai kepemimpinan, pembagian waktu, tenggang rasa, cara bernegosiasi serta hal-hal lain yang sebenarnya sangat diperlukan oleh seorang mahasiswa sebagai agen perubahan.
            Kebanyakan mahasiswa menganggap organisasi hanya akan mengganggu perkuliahannya saja. Padahal pemikiran tersebut tidak benar, karena mengganggu tidaknya organisasi, pribadinyalah yang menentukan. Apabila kita bisa membagi waktu dan memaksimalkannya, organisasi adalah sarana yang baik agar kita bisa menjadi mahasiswa plus-plus. 

Peran Mahasiswa dalam Dunia Pendidikan dan Non-Pendidikan
Sebagai salah satu pilar utama dalam dunia pendidikan, tentunya mahasiswa memiliki peran dalam berbagai bidang. Yaitu :
a.         Pencetus Perubahan
Selain sebagai agen perubahan, mahasiswa juga berperan sebagai pencetus perubahan. Mereka dapat bergerak secara mandiri sesuai dengan apa yang mereka yakini. Hal ini dapat dilihat dari berbagai demo yang dilakukan mahasiswa dalam menentang bermacam-macam masalah di negeri ini, seperti korupsi, penganiayaan, diskriminasi dan lain-lain. Itu mereka lakukan karena mereka yakin dan idealisme mereka mengatakan bahwa yang terjadi itu tidaklah benar. Sehingga mereka merasa perlu menyampaikan pendapat mereka melalui aksi demo. Seperti yang sudah kita ketahui, perubahan besar terjadi di tangan generasi muda mulai dari zaman nabi, kolonialisme, reformasi, dan lain sebagainya. Maka dari itu, mahasiswa dituntut bukan hanya menjadi agen perubahan saja, melainkan pencetus perubahan itu sendiri yang tentunya ke arah yang lebih baik.
b.        Pemimpin Masa Depan
Dapat dikatakan bahwa mahasiswa adalah aset, cadangan, dan harapan bangsa masa depan. Karena dari kalangan mahasiswalah salah satu calon pemimpin yang akan menggantikan kepemimpinan sebelum-sebelumnya. Itulah mengapa mahasiswa dituntut untuk meningkatkan kualitas dirinya.
c.         Kontrol Sosial
Peran mahasiswa sebagai kontrol sosial terjadi ketika ada yang tidak beres atau ganjil dalam masyarakat dan pemerintah. Mahasiswa dengan gagasan dan ilmu yang dimilikinya memiliki peranan menjaga dan memperbaiki nilai dan norma sosial dalam masyarakat. Mahasiswa dalam kehidupannya dituntut untuk dapat memberikan contoh dan teladan yang baik bagi masyarakat. Hal ini menjadi beralasan karena mahasiswa adalah bagian dari masyarakat sebagai kaum terpelajar yang memiliki keberuntungan untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi.

Upaya Mahasiswa Menjadi Sebuah Generasi Emas Pemimpin Bangsa
Menurut prof. Gunawan Mintohardjo dalam bukunya Membangun Indonesia Emas, untuk membangun Indonesia masa depan maka kita membutuhkan generasi yang menguasai 3 hal yaitu concepts, competencies, dan conections.
Ketiga hal tersebut yang harus dikuatkan dalam diri setiap mahasiswa. Ketiga hal ini bisa didapatkan mahasiswa di dunia perkuliahan atau sejenisnya. Tapi jika mengharapkan itu saja tidak akan cukup. Sehingga diperlukan kesadaran diri dari mahasiswa untuk mengembangkan lebih jauh agar dapat menjadi sebuah generasi emas pemimpin bangsa. Di samping itu, mahasiswa juga harus senantiasa membentengi dirinya dengan unsur keagamaan serta moral yang baik agar tidak terjerumus ke dalam ke arah negatif yang saat ini cenderung digandrungi.
Tentu saja upaya-upaya mahasiswa untuk menjadi sebuah generasi emas tidak akan berjalan dengan lancar jika tidak dibarengi dengan dukungan dari berbagai pihak. Khususnya masyarakat dan pemerintah. Itulah mengapa kita semua harus menyiapkan wadah yang dapat membantu mahasiswa mengembangkan kualitas dirinya tanpa meninggalkan norma-norma yang berlaku.
             
Kesimpulan
1.      Mahasiswa sebagai agen perubahan dituntut untuk professional dan  mempunyai kemampuan lebih serta selalu berusaha untuk meningkatkan kualitas dirinya.
2.      Peran mahasiswa baik dalam dunia pendidikan maupun non pendidikan adalah sebagai pencetus perubahan, pemimpin masa depan serta sebagai control sosial.
3.      Menurut prof. Gunawan Mintohardjo ada 3 hal yang harus dikuasai mahasiswa apabila ingin menjadi sebuah generasi emas yaitu concepts, competencies, dan conections.

Saran
Sebagai agen perubahan, mahasiswa harus memiliki keinginan kuat untuk selalu memperbaiki serta meningkatkan kualitas diri. Selain itu juga harus memiliki benteng yang kuat agar tidak terjerumus kepada hal-hal negatif.
     Diharapkan umpan balik dari berbagai pihak karena Mahasiswa sangat membutuh dukungan demi terwujudnya sebuah generasi emas sebagai pemimpin masa depan.