Jumat, 13 Juni 2014

Monica Tancania : Mollusca



Mollusca adalah hewan bertubuh lunak, biasanya badan ditutupi oleh cangkang atau concha. Ciri-ciri umum tidak bersegmen, bilateral simetri, triplobastik, tubuh lunak, dilindungi pallium (mantel) bagian tubuh anterior adalah kepala, bagian ventral adalah kaki muskuler dan bagian dorsal adalah masa viscera, saluran pencernaan makanan lengkap dan glandula digestoria dan glandula salivaria, mulut dilengkapi dengan radula. Saluran pencernaan makanan kadang-kadang mengalami torsi, respirasi dengan insang, paru-paru (dalam cavum palii), hidup terrestrial atau aquatic.
Bentuk cangkang siput pada umumnya seperti kerucut dari tabung yang melingkar seperti konde (gelung, whorl). Puncak kerucut merupakan bagian yang tertua, disebut apex. Sumbu kerucut disebut columella. Aperture ialah bukaan cangkang, tempat tersembulnya kepala dan kaki. Bila aperture dihadapkan pada kita dengan apex (puncak) ke atas, dinamakan dekstral, apabila aperture di sebelah kanan, dan disebut sinistral apabila aperture di sebelah kiri. Lapisan kalsium karbonat terdiri atas 3 lapisan/lebih, yang terluar adalah prismatic, palisade, lapisan tengah/lamella dan paling dalam adalah lapisan nacre/hypostracum. Lapisan prismatic terdiri atas Kristal calcite yang tersusun vertical, masing-masing diseliputi matriks protein yang tipis. Pada telapak kaki gastropoda terdapat cilia dan berbagai sel kelenjar. Kelenjar pada kaki menghasilkan lender yang berguna untuk merayap pada substrat.
 Yang termasuk dalam Phylum Mollusca ini antara lain : siput, tiram, bekicot, cumi-cumi, dan sebagainya. Prinsip tubuhnya bilateral simetris, tidak beruas-ruas, dan mempunyai cangkang dari CaCO3. Tubuh kerang, kepah dan siput biasanya tersimpan di dalam cangkok, sehingga tidak tampak dari luar. Bila keadaan aman, tubuh dijulurkan keluar dan yang tampak pertama kali adalah kakinya, dan kaki tersebut untuk berjalan atau berenang. Antara tubuh dan cangkok terdapat suatu bungkus yang disebut mantel. Diantara mantel dan tubuh terdapat suatu rongga mantel. Biasanya anus terbuka pada rongga tersebut. Sedangkan tubuh cumi-cumi tidak tersimpan dalam cangkok, cangkoknya  terdapat dalam tubuh sebagai penguat. Mantel pembungkus alat-alat jerohan (viceral).
Mollusca tersebar luas dalam habitat laut, air tawar dan darat. Tetapi lebih banyak terdapat di lautan. Mollusca mempunyai sistem digesti, respirasi, ekskresi dan reproduksi yang kompleks.
Mollusca berdasarkan simetri, kaki cangkok, mantel, insang dan sistem syarafnya terbagi atas lima kelas, yaitu :
1.  Amphineura, contoh : Chiton. Tubuhnya bilateral simetri, cangkok terdiri atas 8 kepingan kapur yang mempunyai banyak serabut- serabut insang yang berlapis- lapis.
2.    Gastropoda, contoh : Siput, bekicot dan lain-lain.
3.    Scapopoda, cangkok seperti kerucut atau tanduk. Ujung cangkok berlubang dan bermantel.
4.  Cephalopoda, contoh : Cumi-cumi, Gurita, Nautilus dan sebagainya. Tubuhnya bilateral, kakinya berubah menjadi lengan yang beralat penghisap. Sistem syarafnya berkembang dipusatkan di kepala.
5.  Pelecypoda, contoh : Kerang, Tiram, Kepah, Remis dan sebagainya. Tubuhnya bilateral simetris. Cangkok terdiri atas 2 bagian yang dihubungkan oleh engsel dan mantel, juga terbagi atas dua bagian. 


Contoh spesies dari Mollusca :
1. Siput Air (Helix pomata)

Klasifikasi    :
Kingdom      : Animalia
Phylum         : Mollusca
Classis          : Gastropoda
Ordo             : Pulmonata
Familia          : Helicidae
Genus           : Helix
Spesies          : Helix pomata 
Helix pomata hidup di air tawar. Bentuk cangkangnya bulat spiral. Tekstur cangkangnya agak kasar. Bagian tubuhnya terdiri dari kepala, leher, dan kaki.  Seperti pada Achatina, hewan ini memiliki bagian kepala yang juga terdapat sepasang tentekel yang panjang dan yang pendek. Tentakel yang panjang berfungsi sebagai alat penglihat dan yang pendek sepagai alat pembau. Bila ditempatkan di daerah yang kurang menguntungkan kepala dan tubuhnya akan disimpannya di dalam cangkangnya.
 

2. Keong darat (Achatina fulica) 

Klasifikasi    :
Kingdom      : Animalia
Phylum         : Mollusca
Classis          : Gastropoda
Ordo             : Pulmonata
Familia          : Achatinadae
Genus           : Achatina
Spesies          : Achatina fulica
Achatina fulica juga disebut keong racun dan habitatnya di darat,hewan ini merupakan salah satu spesies dari kelas Gastropoda yang artinya berjalan dengan perut. Hewan ini memiliki cangkang berbentuk kerucut terpilin. Tekstur cangkangnya licin. Fungsi cangkang itu sendiri selain sebagai rumah dan mempertahankan diri dari musuh juga untuk memperkecil penguapan tubuhnya.
Badan bekicot bersifat lunak. Kepala bekicot terdapat di bagian depan dan dapat dilihat dengan jelas. Ada sebuah mulut yang dilengkapi dengan gigi parut (radula). Bekicot mempunyai dua buah tentakel pendek sebagai alat peraba (kemoseptor) yang mudah ditarik ke dalam bila menyentuh suatu benda dan mudah digerakkan dari sisi ke sisi sambil mengubah panjangnya. Tentakel ini berguna untuk merasakan perubahan suhu tubuhnya, sebagai petunjuk jalan dan sebagai petunjuk adanya makanan. Dua tanduk yang lain mempunyai dua buah bintik hitam yang berfungsi sebagai mata (fotoreseptor) untuk membedakan keadaan gelap dan terang. Hewan ini termasuk hermaprodit, pada sisi kanan badan tepat dibelakang kepala terdapat lubang kelamin (porus genital), separuh bagian atas lubang berlaku sebagai vagina sedangkan separuhnya lagi adalah tempat penis keluar. 





0 komentar:

Posting Komentar